Kasad Tandyo ke Prajurit di Jasinga: Jangan Hanya Jadi Petarung, Hadirlah untuk Kesulitan
News,BOGOR – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengingatkan prajurit TNI AD bahwa tugas seorang prajurit tidak berhenti pada kemampuan bertempur dan menjaga kedaulatan negara. Prajurit juga dituntut hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Pesan tersebut disampaikan Tandyo saat memberikan pengarahan kepada prajurit Brigif TP 58/Jayasingawarman beserta batalyon jajarannya di Lapangan Lewiloa, Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Kamis (30/10/2026).
“Jadilah prajurit sejati, prajurit yang selalu membantu kesulitan rakyat, prajurit petarung, prajurit profesional yang siap ditugaskan di seluruh wilayah NKRI,” tegas Tandyo di hadapan prajurit.
Kunjungan kerja Kasad ke Jasinga sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi satuan dan kesiapan prajurit di lapangan. Jenderal Tandyo disambut jajaran Brigif TP 58/Jayasingawarman, Yonif TP 204/Purnawarman, Yonif TP 205/Gandamana, Yonif TP 206/Wirasinga, para perwira, serta prajurit.
Dalam arahannya, Tandyo menempatkan profesionalisme, mental petarung, dan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari karakter seorang prajurit TNI AD.
Prajurit, menurut pesan Kasad, harus siap menghadapi berbagai dinamika penugasan di seluruh wilayah Indonesia. Namun, kesiapan tersebut juga harus dibarengi kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Kehadiran TNI AD di tengah rakyat diharapkan tidak sekadar menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari solusi ketika masyarakat menghadapi kesulitan.
Penekanan itu sekaligus mempertegas pentingnya kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai salah satu kekuatan dalam menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kasad juga mendorong prajurit Brigif TP 58/Jayasingawarman dan batalyon jajarannya untuk terus meningkatkan disiplin, kemampuan, kesiapsiagaan, serta soliditas satuan.
Pengarahan kemudian ditutup dengan pekik “Jayakarta!” yang disambut penuh semangat oleh para prajurit.
Kunjungan Kasad di Jasinga menjadi bagian dari upaya pimpinan TNI AD melihat secara langsung perkembangan satuan sekaligus memperkuat moril prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
- Editor,Adetya
Sumber: PEN 205/Gandamana






