Kapolsek Jatisampurna Sambangi SMKN 4 Bekasi, Ingatkan Pelajar Tak Terprovokasi Hoaks dan Aksi di Luar Sekolah
News, Bekasi — Kapolsek Jatisampurna Iptu Musanif mengingatkan para pelajar SMKN 4 Kota Bekasi agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi di media sosial serta menghindari kegiatan di luar jam sekolah yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain. Pesan itu disampaikan seusai pelaksanaan Shalat Jumat di lingkungan SMKN 4 Kota Bekasi, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Jatisampurna melalui pendampingan terhadap pelajar untuk mencegah sejak dini kenakalan remaja, perilaku berisiko, hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang melibatkan siswa.
Dalam arahannya, Iptu Musanif mengapresiasi pihak sekolah, guru, dan para siswa yang telah bekerja sama serta mengikuti imbauan kepolisian untuk tidak terlibat kegiatan di luar jam sekolah yang dapat mengganggu proses pendidikan maupun menimbulkan risiko keamanan.
Ia secara khusus mengingatkan para siswa agar lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi melalui media sosial. Menurut dia, pelajar perlu melakukan pengecekan terhadap informasi yang diterima dan tidak mudah terpancing oleh konten provokatif maupun kabar bohong atau hoaks.
Kapolsek juga meminta pihak sekolah dan para guru terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas siswa, baik di lingkungan sekolah maupun kegiatan yang berkaitan dengan pelajar.
Apabila ditemukan aktivitas siswa yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan atau berada di luar pantauan sekolah, pihak sekolah diminta segera berkoordinasi dengan Polsek Jatisampurna sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat.
Kegiatan Shalat Jumat tersebut menghadirkan Ustadz Abdurrahman, yang juga merupakan guru SMKN 4 Kota Bekasi, sebagai khatib. Sejumlah pejabat Polsek Jatisampurna turut hadir dalam kegiatan itu.
Mereka di antaranya Kanit Lantas Ipda Yus Ariawan, Kanit Intel Ipda Fatkhul Nasaruddin, Kanit Reskrim Ipda Fajar Putro, S.H., Kanit Prov Aiptu Agus Yulianto, Bhabinkamtibmas Jatirangga Aipda Yasir A., serta Aipda Apriyadi.
Program pendampingan pelajar tersebut menjadi salah satu langkah mitigasi kepolisian untuk membangun komunikasi dengan sekolah sekaligus mencegah pelajar terlibat kenakalan remaja, penyebaran informasi hoaks, aksi yang berisiko, maupun gangguan kamtibmas lainnya.
Polsek Jatisampurna berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, guru, dan siswa dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif sekaligus membentengi pelajar dari pengaruh negatif, baik di lingkungan pergaulan maupun ruang digital. (Eg@)






