Sinergi 2,5 Miliar APBD & Keringat Prajurit: Danpusterad Syafei Kasno Resmikan Kesuksesan TMMD 128 Kodim 0507/BKS
Newsbarito,Bekasi – Sebuah kolaborasi strategis antara kekuatan militer dan dukungan anggaran daerah telah membuahkan hasil nyata bagi warga Bekasi. Pada Kamis (21/5/2026), Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad), secara resmi menutup Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di wilayah Kodim 0507/Bekasi, Kota Bekasi.
Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, Danpusterad menekankan bahwa keberhasilan program ini bukan hanya kerja tunggal TNI, melainkan buah dari sinergi tanpa batas. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi tulus kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah menyelaraskan visi pembangunan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp2,5 miliar.
“Kolaborasi ini adalah kunci utama yang memastikan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Melalui dukungan APBD dan keringat prajurit, kita mewujudkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” tegas Jenderal Bintang Tiga tersebut di hadapan ratusan hadirin, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, dan unsur Muspika.
Bagi Danpusterad, TMMD 128 adalah manifestasi nyata dari komitmen TNI AD untuk selalu menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat. Program yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 ini dinilai berhasil menyentuh aspek fundamental kehidupan warga, khususnya di wilayah kelurahan yang membutuhkan intervensi cepat.
“Penghargaan dan rasa bangga saya sampaikan kepada para prajurit Satgas, pemerintah daerah, mitra TNI AD, seluruh lapisan masyarakat, serta rekan insan media. Sinergi kalian telah memperkuat gotong royong demi pengabdian kepada bangsa,” tambahnya.
Keberhasilan TMMD 128 di Bekasi dapat dilihat dari terpenuhinya target fisik maupun non-fisik secara 100 persen. Di Kelurahan Jatirangga, misalnya, wajah kampung berubah total. Nurlaila, warga RT 03/RW 09, merupakan salah satu bukti hidup dari dampak program ini. Rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni, kini telah direhabilitasi menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Alhamdulillah, rumah saya kini layak. Terima kasih Bapak-bapak TNI dan Pemkot Bekasi,” ucap Nurlaila dengan haru.
Secara keseluruhan, sasaran fisik yang diselesaikan secara selektif dan strategis meliputi:
* Pengecoran jalan sepanjang 823,3 meter.
* Pembuatan drainase sepanjang 913 meter.
* Rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
* Pembangunan 5 unit Sumur Air Bersih dan 5 unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus).
Selain infrastruktur keras, TMMD 128 juga menyentuh aspek kemanusiaan melalui program non-fisik. Satgas melakukan penanganan stunting dengan pembagian 200 paket sembako, penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan lahan 500 meter, serta program lingkungan “Bersatu dengan Alam” berupa penghijauan dan pembersihan fasilitas umum.
Menutup acara, Danpusterad Mochamad Syafei Kasno berpesan agar semangat gotong royong yang telah terjalin tidak berhenti seiring berakhirnya masa tugas Satgas. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanamkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
“Mari kita pelihara dan rawat bersama. Pastikan sarana ini tidak hanya bermanfaat hari ini, tetapi juga dinikmati oleh generasi penerus di masa depan. Ini adalah modal utama untuk melanjutkan pembangunan secara mandiri dan berkelanjutan,” pesannya.
Penutupan TMMD 128 ini menandai suksesnya pelaksanaan program simultan di 46 kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia. Bagi warga Bekasi, ini adalah bukti bahwa ketika TNI, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat bersatu, keterbatasan dapat diubah menjadi kemajuan yang nyata.
(Egi).






