Pangdam VI/Mulawarman Cek Kesiapan Yonif 881 di Perbatasan, Prajurit Diminta Perkuat Kewaspadaan
NEWS,SEBUKU, — Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Markas Yonif 881/Baratama Dharma di Sebuku, Rabu (2/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan satuan dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan.
Kedatangan Pangdam VI/Mulawarman disambut Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., beserta jajaran. Danyonif 881/Baratama Dharma dan seluruh personel satuan turut menyambut kunjungan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Pangdam mengecek kesiapan operasional satuan sekaligus memastikan kondisi dan kesejahteraan para prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan.
Selain itu, Pangdam memberikan arahan kepada personel terkait pelaksanaan tugas pokok, terutama dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo mengatakan, kunjungan Pangdam menjadi bentuk perhatian pimpinan sekaligus memberikan motivasi bagi para prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan.
“Kehadiran Bapak Pangdam VI/Mlw menjadi semangat dan dorongan besar bagi kami. Seluruh prajurit Brigif TP 32/Mangkalihat, khususnya Yonif 881/Baratama Dharma, berkomitmen penuh untuk menjaga, merawat dan mengamankan wilayah perbatasan dengan kesiapan yang prima,” kata Agussalim.
Menurut dia, jajaran Brigif TP 32/Mangkalihat siap melaksanakan setiap perintah dan menjalankan tugas pengamanan perbatasan secara profesional.
Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman menekankan kepada para prajurit agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas di wilayah perbatasan.
Prajurit juga diminta membangun hubungan yang baik dengan masyarakat setempat. Menurut Pangdam, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Selain kesiapan tugas, Pangdam mengingatkan para prajurit untuk menjaga kondisi fisik dan mental. Kesehatan yang prima dinilai penting agar setiap personel mampu menjalankan tugas secara optimal.
Pangdam juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara satuan TNI dan instansi terkait. Sinergi tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan di wilayah perbatasan.
“Jaga kewaspadaan, perkuat hubungan dengan masyarakat, dan jaga kesehatan fisik maupun mental. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Pangdam di hadapan prajurit Yonif TP 881/Baratama Dharma.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas satuan dan pengecekan kelengkapan alat perlengkapan. Pangdam juga memberikan bingkisan kepada personel sebagai bentuk perhatian dan dukungan pimpinan kepada prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan.(Eg)






