Danbrigif TP 32/Mangkalihat Uji Kesiapan Tempur Prajurit di Malinau

IMG-20260916-WA0042

NEWS,MALINAU — Kesiapan prajurit menghadapi tugas operasional diuji melalui Latihan Uji Siap Tempur (UST) Tingkat Kompi Terintegrasi yang digelar Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 32/Mangkalihat di Lapangan Hitam Yonif 614/Raja Pandita, Desa Belayan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Selasa (15/9/2026).

Latihan tersebut dibuka langsung Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya satuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan teknis dan taktis prajurit dalam menjalankan tugas pokok.

UST digunakan sebagai instrumen penilaian terhadap hasil latihan satuan tingkat kompi. Melalui latihan tersebut, kemampuan personel dan unsur satuan diuji secara terpadu, termasuk koordinasi, kerja sama, ketahanan fisik, serta kemampuan menerapkan taktik di lapangan.

Danbrigif TP 32/Mangkalihat menegaskan, latihan tidak boleh dipandang sebagai kegiatan rutin. Menurut dia, latihan merupakan sarana untuk memastikan kesiapan prajurit sebelum menghadapi tugas sebenarnya.

“Latihan ini adalah cermin kesiapan kita. Bukan sekadar berbaris dan bergerak, tetapi membuktikan bahwa setiap prajurit dan setiap elemen mampu bekerja sama, bergerak sebagai satu kesatuan, dan siap menghadapi segala tantangan di lapangan,” ujar Agussalim.

Ia menjelaskan, konsep latihan terintegrasi dirancang dengan skenario yang menuntut ketepatan pengambilan tindakan, koordinasi antarelemen, serta daya tahan fisik dan mental prajurit.

Kemampuan tersebut, kata dia, menjadi bagian penting dalam membentuk satuan yang responsif dan mampu melaksanakan tugas secara efektif dalam berbagai kondisi.

“Keberhasilan latihan ini adalah kunci kekuatan satuan kita. Semangat, disiplin, dan kebersamaan adalah senjata utama kita. Jadikan setiap detik latihan ini bekal berharga untuk mengabdi bagi negara,” kata Agussalim.

Latihan UST Tingkat Kompi Terintegrasi diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai tingkat kesiapan satuan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi tugas operasional.

(Eg@)