Menata Asa, Merajut Karya, Lapas Kelas IIA Tangerang dan Bazma Wujudkan Pembinaan WBP Yang Produktif

Screenshot_20261014_134233_Instagram

News, Tangerang – Komitmen dalam memperkuat pemberdayaan dan
pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA
Tangerang dengan Yayasan Baituzzakah Amanah Manfaat Umat (BAZMA), yang dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi melalui prosesi pemotongan
pita sebagai tanda dimulainya program pembinaan dan pelatihan bagi Warga Binaan.

Kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas IIA Tangerang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara Lapas dan pihak eksternal dalam menghadirkan program pembinaan
yang berorientasi pada peningkatan keterampilan serta kemandirian Warga Binaan. Penandatanganan kerja sama menjadi bentuk komitmen bersama untuk
mendukung pelaksanaan program yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

Usai penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita secara resmi sebagai simbol dibukanya rangkaian program pembinaan dan Pelatihan Pembuatan Keset Mutiara. Prosesi tersebut menandai dimulainya kegiatan yang diharapkan dapat menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk belajar, berkreasi, sekaligus mengembangkan keterampilan
produktif.

Dalam pelatihan tersebut, Warga Binaan mendapatkan pembekalan mengenai proses pembuatan keset mutiara secara langsung. Kegiatan berlangsung secara interaktif
dengan mengedepankan praktik, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar, tetapi juga dapat mengasah ketelitian, kreativitas, dan keterampilan tangan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tangerang menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi BAZMA dalam mendukung program pembinaan Warga Binaan. Kami sangat mengapresiasi sinergi dan dukungan
BAZMA dalam memberikan ruang pembelajaran serta keterampilan bagi Warga Binaan. Kami berharap
pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini, tetapi dapat menjadi bekal bagi mereka untuk terus berkarya, mandiri, dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat. (Ria)