Rumah Nyaris Roboh, Kini Berdiri Kokoh Berkat TMMD ke-128 di Pati
Newsbarito Pati— Harapan itu perlahan kembali tumbuh di rumah sederhana milik Senen, warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Bangunan yang sebelumnya nyaris roboh dan kerap bocor saat hujan, kini mulai berdiri lebih kokoh setelah tersentuh program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128.
Perubahan fisik rumah tersebut terlihat signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Hingga Selasa (28/4/2026), progres pembangunan telah mencapai sekitar 55 persen. Dinding rumah sudah berdiri, menggantikan struktur lama yang rapuh dan tidak lagi aman dihuni.
Bagi Senen dan keluarganya, kondisi rumah sebelumnya bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi juga keselamatan. Setiap hujan disertai angin kencang, rasa cemas selalu datang. Atap yang bocor dan rangka bangunan yang melemah membuat mereka khawatir rumah itu tak lagi mampu bertahan.
Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dijalankan dalam TMMD ke-128 menjadi titik balik. Tak hanya membenahi fisik bangunan, program ini juga menghadirkan rasa aman bagi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Di tengah proses pembangunan, suasana gotong royong terasa kuat. Senen bahkan ikut terlibat membantu Satgas TMMD. Interaksi antara warga dan prajurit TNI berlangsung hangat, mencerminkan kedekatan yang tumbuh dari kerja bersama di lapangan.
Dengan suara bergetar, Senen mengungkapkan rasa syukurnya. “Matur nuwun sanget nggih pak, rumah kulo sampun dibantu. Rinten bocor terus, menawi udan angin kulo wedi amargi kados badhe rubuh,” ujarnya.
Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD Reguler ke-128, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat. Perbaikan rumah tidak layak huni, menurut dia, menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup warga. (Red)



