Tri Adhianto Resmikan Trans Beken, Perkuat Transportasi Massal Terintegrasi Kota Bekasi
NewsBarito, Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meresmikan operasional Trans Beken, layanan angkutan umum massal lintas Terminal Bekasi–Harapan Indah, Selasa (10/6/2026), sebagai langkah strategis memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan di Kota Bekasi.
Trans Beken melayani lintasan pulang-pergi sepanjang 30,1 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit. Layanan ini didukung sembilan armada bus, terdiri atas delapan unit operasional dan satu cadangan, melayani 47 titik henti, serta beroperasi setiap hari pukul 05.00–21.00 WIB. Pada tahap awal, layanan tersebut dapat digunakan masyarakat secara gratis.
Tri Adhianto mengatakan jalur Trans Beken sejatinya telah lama direncanakan dan kini dihadirkan kembali dengan konsep yang lebih matang. Menurutnya, keberadaan transportasi umum yang andal menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah kota.
“Kota yang besar itu bisa dilihat dari sistem transportasi umumnya. Jalur ini sudah lama kita inisiasi, dan hari ini kita wujudkan kembali dengan pendekatan yang lebih terintegrasi,” ujar Tri.
Ia menegaskan pengembangan transportasi publik merupakan bagian penting dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi. Transportasi yang baik, kata dia, akan berdampak langsung terhadap mobilitas warga, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pengoperasiannya, Trans Beken melibatkan kolaborasi antara PT Sinar Jaya dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan keberlanjutan layanan sekaligus meningkatkan nilai tambah sistem transportasi massal, terutama menjelang Kota Bekasi menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada akhir November 2026.
Trans Beken juga dirancang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, seperti Trans Bekasi Patriot, Trans Wibawa Mukti, Transjabodetabek, LRT, dan KRL, guna memperkuat konektivitas antarmoda serta mendorong penggunaan transportasi publik di Kota Bekasi. (Egi)






