Sinergi Pikir dan Aksi: Warga Bekasi Dapat Ganda Manfaat dari Sosialisasi TMMD 128
Newsbarito, Bekasi– Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0507/Bekasi tidak hanya meninggalkan jejak fisik berupa jalan yang mulus, tetapi juga membekaskan perubahan pola pikir dan keterampilan bagi warganya. Melalui kegiatan sasaran non-fisik yang digelar pada Selasa (19/05/26) di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Satgas TMMD berhasil menghadirkan “sinergi pikir dan aksi” dengan menggabungkan penyuluhan wawasan Bela Negara dan teknik pertanian modern.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat ganda (double benefit) bagi masyarakat. Di satu sisi, warga diajak untuk memperkuat fondasi mental melalui pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam konteks Bela Negara. Di sisi lain, mereka dibekali dengan “aksi” nyata berupa keterampilan teknis pertanian—mulai dari pemilihan benih, teknik pemupukan yang efisien, hingga manajemen lahan—yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga.
Ketua Tim Sasaran Non-Fisik TMMD Ke-128 Kodim 0507/Bekasi, Kapten Arm Ahmad Yani, menekankan bahwa pendekatan holistik ini bertujuan menciptakan masyarakat yang tidak hanya sadar secara nasionalisme, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
“Kami ingin menciptakan sinergi antara pikiran yang cerdas dan tindakan yang produktif. Materi Bela Negara membangun kesadaran kolektif dan cinta tanah air, sementara materi pertanian memberikan alat konkret untuk menyejahterakan diri sendiri. Ketika warga sejahtera dan memiliki rasa kebangsaan yang tinggi, maka ketahanan wilayah akan semakin kuat,” ujar Kapten Arm Ahmad Yani.
Antusiasme warga terlihat jelas selama sesi berlangsung. Mereka tidak hanya duduk pasif mendengarkan, tetapi aktif berdiskusi, menanyakan kendala spesifik yang dihadapi di lahan masing-masing, dan berbagi pengalaman. Interaksi dua arah ini membuat suasana penyuluhan menjadi hidup dan sangat aplikatif. Banyak peserta yang mengakui bahwa kombinasi materi ini membuka wawasan baru bagi mereka.
“Biasanya kalau ada penyuluhan, materinya cuma satu arah. Kali ini kami dapat dua ilmu sekaligus. Saya jadi paham bahwa merawat tanaman dengan baik itu juga bentuk tanggung jawab kita sebagai warga negara untuk menjaga ketahanan pangan. Ilmunya praktis, besok bisa langsung dicoba,” ungkap Ibu Ratna, salah satu warga yang hadir.
Dengan adanya sosialisasi ini, Satgas TMMD 128 Kodim 0507/Bekasi membuktikan bahwa pembangunan desa harus mencakup aspek fisik maupun non-fisik secara seimbang. Sinergi pikir (wawasan kebangsaan) dan aksi (keterampilan pertanian) ini diharapkan menjadi modal sosial yang berharga bagi warga Jatirangga untuk menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mempererat tali persaudaraan antara TNI dan Rakyat. (Egi)






