Lelah Luruh, Tawa Mekar: Keakraban Satgas TMMD dan Anak-Anak Jatirangga Pasca Pengecoran
Newsbarito, Bekasi – Suasana haru bercampur ceria menyelimuti lokasi sasaran fisik Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Kodim 0507/Bekasi, Rabu (20/5/2026). Di saat matahari mulai condong ke barat, tanda berakhirnya aktivitas berat pembangunan infrastruktur, justru momen paling dinanti oleh warga dan personel Satgas dimulai.
Usai menyelesaikan tugas harian berupa pengecoran jalan yang menguras tenaga, para prajurit TNI tidak langsung beristirahat di posko. Mereka justru turun ke lapangan terbuka, melepas sepatu boot, dan bergabung dengan puluhan anak-anak warga Kelurahan Jatirangga untuk bermain olahraga bersama.
Teriakan semangat, tawa renyah, dan sorak-sorai pecah seketika, menggantikan suara mesin mixer dan adukan semen yang tadi siang mendominasi area tersebut. Bola yang bergulir di antara kaki-kaki kecil warga dan sepatu dinas personel Satgas menjadi simbol eratnya hubungan kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Serda Wahyu, personel Satgas yang juga menjabat sebagai Babinsa Jatirangga, menuturkan bahwa kegiatan sederhana ini telah menjadi tradisi positif yang rutin dilakukan setiap sore.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah sering kami lakukan menjelang sore hari, ketika kegiatan pembangunan sasaran fisik TMMD sudah selesai,” ungkap Serda Wahyu sembari tersenyum, usai melakukan high-five dengan seorang anak lokal.
Bagi Serda Wahyu, momen ini bukan sekadar hiburan pengisi waktu kosong. Lebih dari itu, ini adalah strategi alami untuk menjaga stamina mental dan fisik, sekaligus mempererat ikatan batin dengan masyarakat.
“Ada kepuasan tersendiri melihat wajah-wajah bahagia anak-anak. Rasa lelah setelah seharian bekerja keras mengangkat material dan mengecor, seolah luruh begitu saja mendengar tawa mereka. Ini adalah energi positif bagi kami untuk melanjutkan tugas besok pagi,” tambahnya.
Antusiasme anak-anak Jatirangga terlihat jelas. Mereka tidak lagi canggung atau takut mendekati sosok tentara. Bagi mereka, personel Satgas TMMD adalah kakak-kakak asik yang siap diajak bertanding, meski hanya dengan bola plastik dan lapangan seadanya.
Komandan Kodim 0507/Bekasi melalui rilis terpisah sebelumnya menekankan bahwa indikator keberhasilan TMMD tidak hanya terletak pada fisik jalan atau jembatan yang terbangun, tetapi juga pada terciptanya suasana kondusif dan kekeluargaan di tengah masyarakat.
Apa yang terjadi di Jatirangga sore ini menjadi bukti nyata bahwa di balik keringat dan debu konstruksi, ada hati yang hangat dan jiwa sosial yang tinggi dari para prajurit TNI. Saat pekerjaan fisik usai, pekerjaan hati justru baru saja dimulai, merajut kebersamaan yang akan terus dikenang warga sekitar. (Egi)





