Kecamatan Pondok Gede dan Bekasi Barat Gelar Musrenbang 2026 Penyusunan RKPD 2027
News Barito, Kota Bekasi — Pemerintah Kecamatan Pondok Gede bersama Kecamatan Bekasi Barat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi tahun 2027. yang dilaksanakan di aula pendopo Kecamatan Pondok gede Jumat (6/2/26) Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat serta merumuskan prioritas pembangunan wilayah secara terpadu dan efisien.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bekasi Barat, Dewi Astiyanti, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang secara bersama di Kecamatan Pondok Gede dilakukan sebagai upaya efisiensi dan percepatan proses perencanaan. Menurutnya, dengan penggabungan kegiatan tersebut, berbagai usulan dan kebutuhan wilayah dapat dihimpun dalam satu forum sehingga lebih efektif dan terkoordinasi.
Dewi menuturkan, fokus utama usulan pembangunan dari Kecamatan Bekasi Barat masih didominasi persoalan pengendalian banjir. Secara demografis, wilayah Bekasi Barat berada pada kontur yang lebih rendah dan kerap terdampak banjir, baik akibat hujan lokal maupun kiriman air dari wilayah Bogor.
“Usulan yang banyak kami sampaikan antara lain pembangunan folder-folder baru, pembuatan saluran drainase baru, serta perbaikan dan penutupan saluran yang rusak. Total terdapat sekitar 30 titik yang menjadi prioritas penanganan,” ujar Dewi.
Ia menambahkan, dalam beberapa waktu terakhir, genangan air sempat mengganggu aktivitas warga, termasuk akses menuju kantor kecamatan dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Dalam kurun tiga minggu terakhir, hujan deras yang terjadi berulang kali menyebabkan munculnya puluhan titik genangan di wilayah Kecamatan Bekasi Barat.
Melalui Musrenbang ini, Dewi berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dengan baik dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Musrenbang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan agar pembangunan ke depan benar-benar menjawab permasalahan wilayah, sehingga masyarakat dapat merasa lebih nyaman dan terlindungi saat tinggal di lingkungannya,” katanya. ( Egi)






