Kelurahan Jatiwarna Gelar Pra Musrenbang 2025, Jalan Perbatasan Bekasi–DKI Jadi Prioritas

IMG20251216102705

 News Bekasi — Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) Tahun 2025 sebagai tahap awal penyusunan usulan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat RW 09, Selasa (16/12/2025).

Pra Musrenbang dihadiri Camat Pondok Melati Cecep Mifthah, Lurah Jatiwarna  M Subur,  kasi peemasbang, kelurahan  Suhaeli , Kasi Kesos, Ustd Abdul Ghoni, kasi pemtrantib,  Sigit, dan unsur tiga pilar, Forum RT/RW, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Perlindungan Masyarakat (Linmas). Forum ini menjadi wadah strategis untuk menjaring aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan dan penataan lingkungan.

Dalam sambutannya Camat pondok melati Cecep mengukapkan Selain infrastruktur, persoalan lingkungan seperti saluran air yang tidak lagi memadai serta rencana normalisasi Kali  turut menjadi perhatian. Pemerintah kelurahan berharap usulan yang disusun secara terukur dan berbasis data dapat dibahas lebih lanjut pada Musrenbang tingkat kecamatan dan kota ujar Cecep

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan disampaikan oleh perwakilan Ketua RW 01, Syarifudin Wangsa, yang mewakili aspirasi 11 RW. Melalui musyawarah dan mufakat, disepakati bahwa fokus utama usulan pembangunan tahun anggaran 2027 adalah penanganan Jalan Raya perbatasan Bekasi–DKI Jakarta di persimpangan Sumir.

Rencana prioritas tersebut meliputi pembebasan lahan sekaligus pelebaran jalan di wilayah Sumir, Kelurahan Jatiwarna. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas serta menunjang aktivitas masyarakat di kawasan perbatasan Kota Bekasi dengan DKI Jakarta.

Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya pelebaran drainase serta pembangunan polder air di wilayah RW 03. Selama ini, kawasan tersebut kerap mengalami banjir akibat penyempitan saluran air, sehingga penanganan drainase dan polder air ditetapkan sebagai salah satu prioritas dalam Pra Musrenbang tahun. 2027.(  Egi)