Musrenbang Jatisampurna 2027 Fokus UMKM, Infrastruktur, dan Pelestarian Budaya Kranggan
Musrenbang Jatisampurna 2027 Fokus UMKM, Infrastruktur, dan Pelestarian Budaya Kranggan
News, Jatisampurna — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kecamatan Jatisampurna menegaskan arah pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga penguatan ekonomi masyarakat serta pelestarian budaya lokal. Musrenbang tersebut dilaksanakan secara serentak di lima kelurahan, Jumat (9/1/2026)
Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan Komisi 3, Anim Imamuddin. SE,MM menyoroti pentingnya menjaga dan melestarikan kebudayaan Kampung Kranggan yang hingga kini masih bertahan sebagai kampung budaya. Menurutnya, Kampung Kranggan merupakan kekayaan budaya Kota Bekasi yang memiliki nilai sejarah tinggi dan telah menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk akademisi hingga peneliti dari luar negeri.
“Kampung Kranggan ini satu-satunya di Kota Bekasi yang masih konsisten melestarikan budaya. Bahkan sejak dulu sudah banyak pihak, termasuk akademisi, datang untuk mempelajari kebudayaannya. Tahun ini, Kampung Kranggan juga telah mendapatkan dana hibah sebesar Rp250 juta,” ujar Anim.
Ia menambahkan, dalam proses perencanaan pembangunan daerah, seluruh usulan harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga pembahasan di tingkat kota. Oleh karena itu, selain infrastruktur, sektor ekonomi, sosial, budaya, dan kemasyarakatan harus mendapat perhatian yang seimbang.
Sementara itu, Lurah Jatisampurna, Cecep, menyampaikan bahwa usulan pembangunan di wilayahnya pada Musrenbang tahun ini diarahkan pada peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan pelatihan keterampilan. Menurutnya, penguatan kapasitas warga menjadi kunci agar masyarakat memiliki kemandirian ekonomi dan daya saing.
“Fokus anggaran tahun ini kami arahkan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat kecil. UMKM akan kami dorong melalui pelatihan dan pemberdayaan, agar warga memiliki keterampilan dan peluang kerja yang lebih baik,” kata Cecep.
Cecep menegaskan bahwa pembangunan ekonomi masyarakat harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya lokal. Ia mendukung penuh upaya menjaga Kampung Kranggan sebagai identitas budaya Jatisampurna yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.
Senada dengan itu, Camat Jatisampurna, Nata Wirya menyampaikan bahwa hasil Musrenbang akan diseleksi berdasarkan skala prioritas mengingat keterbatasan anggaran. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dapat mengawal usulan masyarakat agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027, Kata Nata .
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kecamatan Jatisampurna berharap pembangunan yang dilaksanakan ke depan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang memadai, tetapi juga memperkuat identitas budaya serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
( Egi )






