TNI AL Hadirkan Harapan di Tengah Bencana: KRI RJW-992 Sukses Operasi Bedah Darurat saat Sandar di Sibolga

Screenshot_2025-12-08-14-56-56-04_e307a3f9df9f380ebaf106e1dc980bb6

NEWS. JAKARTA —  Di tengah situasi bencana yang melanda wilayah Sumatera, kehadiran KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW-992) menjadi oase harapan bagi masyarakat terdampak. Kapal rumah sakit TNI Angkatan Laut tersebut, yang merupakan bagian dari Satgas Bantuan Kesehatan Bencana Alam Sumatera, mencatat keberhasilan penting setelah melakukan operasi bedah darurat saat sandar di Dermaga Pelindo Sibolga pada Minggu (7/12).

Tim medis KRI RJW-992 melakukan tindakan penyelamatan terhadap Tn. Libertus Alexander (25) yang mengalami radang selaput perut akibat kebocoran lambung, kondisi yang sangat mengancam jiwa. Dengan kesiapan fasilitas dan tenaga ahli yang berada di atas kapal perang tipe rumah sakit tersebut, operasi berlangsung cepat, tepat, dan berhasil menyelamatkan nyawa pasien. Saat ini kondisi pasien stabil dan menjalani perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan kapal.

Tidak hanya operasi besar, pelayanan kesehatan bagi masyarakat turut diberikan secara menyeluruh. Sebanyak 10 pasien umum mendapatkan layanan pemeriksaan untuk berbagai keluhan mulai dari demam, ISPA, gangguan pencernaan, hingga hipertensi. Pelayanan poli gigi juga menjangkau 6 pasien, mencakup pencabutan, penambalan, scaling, hingga tindak lanjut untuk kasus impaksi dan abses.

Peran KRI RJW-992 tidak berhenti pada sisi medis. Kapal juga melakukan pengisian ulang 6 tabung oksigen guna mendukung operasional Rumah Sakit Metta Medika Sibolga, serta mendebarkasi bantuan logistik kemanusiaan untuk didistribusikan kepada masyarakat di wilayah bencana.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata ketanggapan TNI AL dalam misi kemanusiaan. Seluruh pelaksanaan Satgas selaras dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menegaskan agar prajurit TNI AL selalu mengedepankan kebermanfaatan dan hadir untuk rakyat dalam setiap kondisi, terlebih di masa darurat bencana.

KRI RJW-992 kembali membuktikan bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya hadir dalam operasi militer, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan nyawa dan memulihkan masyarakat. Egi(Sumber Dispenal )