Wujud Kemanunggalan Nyata: Rutinitas Olahraga Bersama Anak-Anak Warnai Sore Hari Satgas TMMD Ke-128 di Bekasi

IMG-20260520-WA0019

Newsbarito, Bekasi– Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 yang digelar oleh Kodim 0507/Bekasi tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga secara intensif membangun kohesi sosial melalui pendekatan humanis. Hal ini terlihat jelas dari rutinitas sore hari personel Satgas di Kelurahan Jatirangga, Rabu (20/5/2026), yang meluangkan waktu untuk berolahraga bersama anak-anak warga setempat usai menyelesaikan tugas pengecoran jalan.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh suka cita ini menjadi bukti konkret dari filosofi kemanunggalan TNI-Rakyat. Di lokasi sasaran fisik, setelah alat-alat kerja disimpan dan debu semen mulai mereda, personel Satgas变换 peran menjadi mitra bermain bagi generasi muda desa. Interaksi ini menciptakan suasana kekeluargaan yang erat, di mana sekat antara aparat dan masyarakat seolah menipis hingga tak terlihat.

Serda Wahyu, Babinsa Jatirangga yang tergabung dalam Satgas TMMD, menjelaskan bahwa aktivitas ini telah menjadi bagian integral dari jadwal harian mereka.

“Kegiatan ini sudah sering kami lakukan menjelang sore hari ketika kegiatan Pembangunan Sasaran Fisik TMMD Sudah selesai,” ujar Serda Wahyu. Ia menekankan bahwa momen tersebut bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan strategi komunikasi sosial yang efektif. “Dengan berinteraksi langsung melalui olahraga, kami dapat menyerap aspirasi warga secara informal dan memperkuat rasa saling percaya.”

Pendekatan lunak (soft approach) seperti ini dinilai sangat efektif dalam mendukung kelancaran program TMMD. Ketika masyarakat, khususnya anak-anak, merasa nyaman dan dekat dengan personel TNI, maka dukungan moral maupun material dari warga untuk keberhasilan program pembangunan akan semakin kuat.

Para orang tua di Jatirangga menyambut baik inisiatif ini. Mereka melihat adanya perubahan positif pada anak-anak mereka yang menjadi lebih disiplin dan semangat berkat interaksi dengan para prajurit. Selain itu, kehadiran Satgas yang ramah di lingkungan permukiman memberikan rasa aman dan tenang bagi warga.

Komandan Kodim 0507/Bekasi menyatakan bahwa keberhasilan TMMD diukur dari dua aspek: kualitas fisik bangunan dan kualitas hubungan sosial. “Kami ingin memastikan bahwa setelah Satgas pulang, yang tertinggal bukan hanya jalan yang mulus, tetapi juga kenangan manis dan ikatan persaudaraan yang kokoh antara TNI dan masyarakat Bekasi,” tegasnya.

Melalui rutinitas sederhana berupa olahraga sore di Jatirangga, Satgas TMMD Ke-128 telah mendemonstrasikan bahwa kemanunggalan bukanlah sekadar slogan, melainkan praktik nyata yang dijalankan setiap hari dengan ketulusan hati. (Egi)