Lelah Terbayar Harapan Warga: Babinsa Jatirangga Kawal Finalisasi Sumur Bor Pasca Lembur Cor Jalan
Newsbarito, Bekasi – Di balik keringat yang masih membasahi pelipis dan seragam loreng yang belum sempat diganti, tersimpan sebuah kepuasan batin yang mendalam bagi Serka Junaidi, Babinsa Kelurahan Jatirangga. Pagi ini, Selasa (19/05/2026), ia tampak berdiri tegak di tepi galian Jalan Matador, RT 02/07, memantau tahap akhir pembangunan sumur bor yang kini telah mencapai progres 90%. Bagi Serka Junaidi, rasa lelah akibat lembur pengecoran jalan semalam sontak sirna saat melihat harapan warga akan akses air bersih kian dekat dengan kenyataan.
Malam sebelumnya, Serka Junaidi bersama rekan-rekan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0507/Bekasi bekerja hingga larut malam untuk memastikan pengecoran jalan di wilayah lain berjalan lancar. Namun, begitu fajar menyingsing, ia sudah berada di lokasi sumur bor. Ia tidak ingin ada detail teknis yang terlewat dalam proses finalisasi. Mulai dari kedalaman pipa, kekuatan struktur beton penyangga, hingga rencana instalasi pompa, semuanya diperiksa dengan saksama.
“Jujur, badan memang pegal karena semalaman tidak tidur penuh demi mengejar target cor jalan. Tapi, ketika saya melihat warga sini antusias menunggu air bersih keluar, rasa lelah itu langsung hilang. Ini bukan soal kewajiban dinas saja, tapi soal amanah. Saya ingin memastikan sumur ini benar-benar berkualitas dan awet,” ungkap Serka Junaidi sambil berdiskusi dengan tukang gali.
Kehadiran Babinsa yang totalitas ini menyentuh hati warga RT 02/07. Mereka menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh Serka Junaidi adalah bentuk pengorbanan nyata demi kenyamanan lingkungan mereka. Tidak jarang, warga setempat menyempatkan diri membawa minuman atau sekadar berbincang hangat, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di tengah proyek pembangunan.
“Kami sedih melihat Bapak Junaidi kerja begitu keras, tapi kami juga sangat bersyukur. Jarang ada aparat yang sedetail ini mengawal pekerjaan sampai selesai. Beliau memastikan sumurnya bagus, bukan cuma asal jadi. Itu membuat kami tenang,” ujar Ibu Siti, warga setempat yang rutin memantau perkembangan sumur.
Dengan progres 90%, target penyelesaian sumur bor di Jalan Matador diprediksi akan tuntas dalam waktu dekat. Serka Junaidi menegaskan bahwa ia akan terus mengawal hingga tahap uji coba aliran air. Baginya, tetesan air jernih yang nanti akan mengalir dari sumur tersebut adalah “upah” tertinggi yang jauh lebih berharga daripada istirahat sejenak.
Melalui aksi nyata seperti ini, TMMD 128 membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya simbolis, melainkan fungsional dan menyentuh kebutuhan paling dasar rakyat. Lelah Serka Junaidi mungkin terasa berat di tubuh, namun ringan di hati karena tahu bahwa harapannya untuk kesejahteraan warga Jatirangga sedang menjadi nyata. (Egi)






