Demi Senyum Warga Jatirangga, Satgas TMMD 128 Bekasi Tak Kenal Lelah, Bangun Rutilahu Hingga Larut Malam
Newsbarito, Bekasi – Di bawah sorot lampu proyektor yang menembus gelapnya malam di wilayah Jatirangga, Kota Bekasi, suara palu dan gesekan alat bangunan masih terdengar nyaring. Bukan karena keterlambatan, melainkan sebuah bukti dedikasi. Personel Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0507/Bekasi, bersama warga setempat, memilih untuk tidak pulang sebelum pekerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) mencapai target harian.Senin (18/5/2026) malam,
Suasana di lokasi proyek terasa berbeda. Rasa lelah seolah sirna tergantikan oleh semangat gotong royong yang membara. Para prajurit TNI dan warga bahu-membahu, saling bantu mengangkat material, mencampur adonan semen, hingga memasang kerangka rumah. Mereka menyadari bahwa setiap detik yang mereka curahkan malam ini adalah langkah cepat menuju impian seorang warga memiliki hunian yang layak, aman, dan nyaman.
Komitmen “Pantang Pulang Sebelum Rampung” ini bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata untuk mengejar tenggat waktu penyelesaian sasaran fisik TMMD. Dengan bekerja hingga larut malam, Satgas berharap percepatan pembangunan ini dapat segera mewujudkan harapan masyarakat penerima bantuan.
Babinsa Jatirangga, Serda Wahyu, yang turut turun tangan langsung di lapangan, mengungkapkan bahwa motivasi terbesar mereka adalah melihat kebahagiaan warga nantinya.
“Kami bersama personel Satgas dan warga tetap semangat bekerja hingga malam hari. Ini bukan soal beban kerja, tapi soal tanggung jawab moral. Kami ingin memastikan pembangunan Rutilahu selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik. Harapannya, rumah yang dibangun ini nantinya bisa memberikan kenyamanan dan manfaat besar bagi warga penerima bantuan,” ujar Serda Wahyu di sela-sela kesibukannya.
Langkah heroik kecil di malam hari ini menjadi simbol nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. Program TMMD Ke-128 Kodim 0507/Bekasi tidak hanya sekadar membangun fisik bangunan, tetapi juga membangun harapan dan mempererat tali kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.
Melalui keringat yang bercucuran di tengah malam, Satgas TMMD 128 membuktikan bahwa kebersamaan dan kerja keras adalah kunci utama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Saat fajar tiba, dinding-dinding rumah tersebut akan berdiri lebih kokoh, menyisakan cerita indah tentang kolaborasi tanpa batas antara seragam loreng dan pakaian warga biasa. (Egi)





